Jumat, 14 September 2012

laporan Biologi Jaringan Epidermis


Laporan Penelitian Biologi Jaringan Epidermis
Pada kesempatan saya, di Sekolah saya SMA 2 Bangkalan, Indonesia. Saya diberi kesempatan untuk meneliti jaringan luar dari tumbuhan. tumbuhan yang dipilih untuk diteliti adalah Bawang Merah (Allium ascalonicum) dan Nenas Kerang (Rhoeo Discolor). dan hasilnya akan saya tulis dalam bentuk laporan dibawah ini

Judul Penelitian : Penelitian Jaringan Epidermis Bawang Merah dan Roeo Discolor
Tujuan                : Untuk Mengetahui bentuk dan bagian sel dari Jaringan Luar Tumbuhan (Epidermis)
Alat dan Bahan


      Alat
  • Mikroskop
  • Preparat
  • Kaca penutup
  • Silet tajam
  • Pipet
  • Gelas kimia 200 cc
      Bahan
  • Umbi lapis bawang merah
  • Daun Roeo discolor
  • Air
  • Metil Biru
  • Tissu / Kertas kering
Cara Kerja
  1. Mengatur cahaya pada mikroskop (atau mencari Fokus Mikroskop)
  2. Menyediakan lapisan kulit yang tipis dari bawang merah dengan cara melepas siungnya dan mematahkannya
  3. Meletakkan lapisan kulit yang tipis tersebut pada kaca preparat (kaca benda) tetesi dengan metal biru dan menutupnya dengan kaca penutup.
  4. Mengamati dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x hingga 100x
  5. Menyediakan lapisan tipis daun Roeo Discolor dengan cara menyobek lembaran daun. Lakukan kegiatan yang sama seperti pada umbi bawang merah
  6. Membuat gambar dan hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia lengkap dengan keterangann


Analisa Data
dari penelitian ini, yang meneliti tentang jaringan luar dari tumbuhan atau yang biasa disebut Jaringan Epidermis pada tumbuhan Bawang Merah dan Daun Roeo discolor menggunakan Mikroskop Cahaya Monoculer yang didesain untuk pelajar. dari penelitian ini kami dapat melihat bentuk dari sel-sel pada epidermis tumbuhan tersebut. ternyata bentuk sel antara tumbuhan bawang merah dan Rhoeo discolor beraturan namun berbeda. bentuk sel pada tumbuhan beraturan karena sel pada tumbuhan terdapat dinding sel, sehingga bentuknya beraturan. dan perbedaan bentuk selnya adalah : bawang merah memiliki bentuk sel persegi empat dan Roeo  discolor bentuknya persegi enam. semua objek yang kami teliti ini terdapat membran sel, sitoplasma, dan inti sel (Nukleus). selain itu pada jaringan epidermis bawang merah dan Rhoeo discolor selnya saling merapat dan tidak ada ruang antar sel

Kesimpulan
Kesimplan dari penelitian ini adalah bentuk sel epidermis bawang merah dan Rhoeo discolor berbeda, pada bawang merah bentuknya persegi panjang dan pada rhoeo Discolor bentuknya persegi enam, di kedua epidermis tumbuhan tersebut tidak memiliki ruang antar sel. sehingga jaringan tersebut rapat dan dapat berfungsi sebagai pelindung dari organ tumbuhan di dalamnya.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar