Thursday, 27 September 2012

cara mudah menggunakan bilangan oksidasi


                       Metode PBO
Metode ini didasarkan pada kekekalan muatan, yakni kenaikan biloks
atom teroksidasi harus sama dengan penurunan biloks atom tereduksi.
Perhatikanlah persamaan reaksi berikut.
HNO3 + Cu2O ⎯→⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O
Atom yang mengalami perubahan biloks dapat ditentukan melalui
pemeriksaan setiap atom. Dari hasil ini diketahui bahwa atom N dan Cu
mengalami perubahan biloks.
+5 +1 +2 +2
HNO3 + Cu2O ⎯→⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O
Berdasarkan prinsip kekekalan muatan, setiap atom yang mengalami
perubahan biloks harus disetarakan dengan cara mengubah koefisien
reaksinya. Atom yang tidak mengalami perubahan biloks tidak perlu
disetarakan pada tahap penyetaraan biloks, tetapi disetarakan pada tahap
akhir untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa.
Pada persamaan reaksi tersebut, biloks atom N berubah dari +5
menjadi +2 (terjadi penurunan biloks sebesar 3 satuan). Pada atom Cu,
terjadi perubahan biloks dari +1 menjadi +2 (terjadi kenaikan biloks).
Oleh karena ada dua atom Cu, kenaikan total biloks Cu adalah 2 satuan.
Perubahan biloks atom-atom pada reaksi tersebut dapat dinyatakan dalam
bentuk diagram berikut.
     -5---------------  -3 -------------------   -2
HNO3 + Cu2O ⎯→⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O
              +2 ---  +2  -- + 4


Oleh karena kenaikan biloks Cu harus sama dengan penurunan biloks
N maka atom Cu harus dikalikan dengan faktor 3. Atom N dikalikan
dengan faktor 2 sehingga diperoleh:
HNO3 + Cu2O ⎯→⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O
Persamaan reaksi menjadi:
2HNO3 + 3Cu2O ⎯→⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O
Walaupun atom N yang mengalami perubahan biloks telah
disetarakan, tetapi ada atom N lain yang muncul sebagai ion NO3
– dalam
senyawa Cu(NO3)2. Untuk memenuhi kekekalan massa, kekurangan 12
ion NO3
– disetarakan dengan menambahkan 12 molekul HNO3 pada
ruas kiri sehingga persamaan menjadi:
14HNO3 + 3Cu2O ⎯→⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O
Atom N dan Cu sudah setara, tetapi molekul H2O belum setara.
Untuk menyetarakannya, samakan atom H atau O pada kedua ruas
dengan mengubah koefisien H2O. Persamaan reaksi menjadi:
14HNO3(aq) + 3Cu2O(s) ⎯→⎯ 6Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 7H2O(��)
Dengan demikian, reaksi-reaksi kimia yang melibatkan reaksi redoks
dapat disetarakan.
Tahap-tahap untuk menyetarakan persamaan reaksi dengan cara PBO
adalah sebagai berikut.
1. Tentukan biloks semua atom untuk mengetahui atom-atom mana
yang mengalami perubahan biloks.
2. Pasangkan oksidator dan produknya, reduktor dan produknya
menggunakan diagram seperti pada contoh.
3. Tambahkan koefisien pada pasangan tersebut jika terjadi perbedaan
jumlah atom (seperti pada atom Cu).
4. Tentukan perubahan biloks, baik reduktor maupun oksidator. Nilai
perubahan ini merupakan faktor penyetara, yang dikalikan dengan
koefesien reaksinya.
5. Setarakan atom-atom lain yang tidak mengalami reduksi dan oksidasi
untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa.
6. Periksalah apakah persamaan sudah setara, baik massa maupun
muatannya.






Reactions:

0 comments:

Post a Comment