Rabu, 29 Agustus 2012

PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN KECAMBAH


A      PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Kacang hijau  atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae  adalah sejenis tanaman budi daya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-ondebakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam buburTepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun. Tanaman kacang hijau juga sangat dibutuhkan dalam dunia masakan yaitu dapat berupa kecambah yang disebut dengan tauge dan bijinya . Penanaman kacang hijau itupun sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama . Penanamannya pun tidak membutuhkan media tanam yang merumitkan , hanya dengan kapas tanaman kacang hijau juga bisa tumbuh .
Kacang hijau memiliki kandungan protein cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan  kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti : Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker. Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan. Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa). Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.


1
2.      Tujuan Penelitian
Dengan dilakukannya penelitian ini kita dapat mengerti tentang pertumbuhan pada tanaman kacang hijau dan kita juga dapat mengetahui perbandingan pertumbuhan kacang hijau yang ditanam melalui tiga media tanam yang berbeda yaitu media tanam berupa tanah ,pasir,dan kapas.
3.      Perumusan Masalah
Adakah pengaruh media tanam pada pertumbuhan kacang hijau ?
4.      Hipotesis
Ada pengaruh media tanam pada pertumbuhan kacang hijau . Tanaman kacang hijau yang ditanam pada media tanam berupa tanah maupun pasir pertumbuhannya lebih lama daripada kacang hijau yang ditanam pada media tanam berupa kapas .
B.      KAJIAN TEORITIK
   Tanah alluvial terjadi dari pelapukan batuan yang merupakan suatu campuran dari beberapa unsur.jenis-jenis tanah yang aku ketauhi,antara lain:tanah volkanik adalah tanah yang berasal dari endapan lahar gunung berapi,tanah ini baik untuk perkebunan,karena banyak mengandung unsur hara didalamnya.tanah humus adalah tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan ataupun hewan,tanah ini biasanya digunakan untuk menyuburkan tanaman karena banyak mengandung humus.
Kapas adalah serat halus yang menyelubungi biji beberapa jenis Gossypium (biasa disebut "pohon"/tanaman kapas), tumbuhan 'semak' yang berasal dari daerahtropika dan subtropika. Serat kapas menjadi bahan penting dalam industri tekstil. Serat itu dapat dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain. Produk tekstil dari serat kapas biasa disebut sebagai katun (benang maupun kainnya).
Hubungannya tanah dengan kacang hijau adalah tanah adalah media tanam yang sejak lama telah digunakan oleh kita dan tanah ini banyak macamnya hingga yang subur dan tidak subur . Hubungan kapas dengan kacang hijau adalah kapas adlah media tanam yang baru dan dapat mempercepat pertumbuhan tanaman kacang hijau sebagai pengganti tanah .




C.      METODE PENELITIAN
1.      Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen . 
2.      Populasi dan Sample
Populasi penelitian adalah pertumbuhan tanaman kacang hijau yang dipengaruhi oleh media tanamnya . Sample yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 biji kacang hijau yag di letakan pada wadah A untuk media tanam berupa tanah ,wadah B untuk media tanam berupa pasir dan wadah C untuk media tanam berupa kapas . Wadah yang kami gunakan tiap samplenya sama dan menggunakan biji kacang hijau yang memiliki besar dan berat yang sama yang diukur sebelum dan sesudah perendaman .
3.       Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini kami lakukan mulai dari hari Senin tanggal 16 Juli 2012 sampai hari Minggu tanggal 22 Juli 2012 yang bertempatnya di Rumah Intan Erasiagita.
4.       Deskripsi Variable Penelitian
a.       Variable bebas : Penggunaan media tanam yaitu tanah,pasir dan kapas.
b.      Variable terikat : Ukuran tinggi tumbuhan dan jumlah daun.
c.       Variable kontrol : Berupa jenis biji kacang hijau,suhu ruangan,intensitas cahaya yang sama. cahaya yang cukup dan pemberian air yang cukup
5.       Alat dan Bahan Penelitian
-          15 Kacang hijau yang baik , yang memiliki ukuran dan berat yang sama
-       3  Wadah
-          Alat ukur berupa penggaris
-          Alat tulis berupa pulpen , kertas , spidol dan buku
-          Air
-          Kapas putih
-          Tanah alluvial

        Pasir
6.       Cara Kerja Penelitian
-          Siapkan 3 buah wadah yang akan digunakan dan beri  wadah itu dengan tulisan A tanah , B pasir , C kapas
-          Isi wadah itu dengan tanah ,pasir,kapas sesuai dengan tulisan tadi dan di isi minimal sepertiga dari tinggi wadah .
-          Pilihlah ukuran dan berat kacang hijau yang sama sebanyak 15 biji dan taruh ke dalam wadah masing-masing minimal 5 biji dengan jarak yang sama .
-          Letakkan ketiga wadah itu pada tempat yang menerima cahaya yang sama .
-          Berikan 5 tetes air tiap wadahnya
-          Ukur tinggi tanaman dari permukaan media tanam .
-          Perhatikan dan ukur tiap pertumbuhannya dan diberi air dengan tarakan sama tiap wadahnya , lalu bandingkan pertumbuhannya melalui tinggi kecambah .
-          Buatlah laporan penelitian berupa proposal penelitian .
D.       Hasil dan Pembahasan
        1.Hasil Tabel Pengamatan
Tabel I .Pertumbuhan Kecambah dalam Media Tanah
Tanggal
Tinggi Kecambah
Rata-Rata
1
2
3
4
5
Selasa 17 Juli 2012
0.5
0
0.8
0.6
0.3
0.44
Rabu 18 Juli 2012
2.5
0
2
1.5
2.3
1.66
Kmais 19 Juli 2012
5
0.5
3.5
4.3
4.5
3.56
Jumat 20 Juli 2012
6
0.1
8
5.5
7
5.32
Sabtu 21 Juli 2012
12.5
0.1
10.5
7.1
9
7.84
Minggu 22 Juli 2012
13
0.1
16
12
12.5
10.72
JUMLAH
29.45















Tabel II.Pertumbuhan Kecambah dalam Media Pasir
Tanggal
Tinggi Kecambah
Rata-Rata
1
2
3
4
5
Selasa 17 Juli 2012
0.9
0.8
0.7
0.8
0.3
0.7
Rabu 18 Juli 2012
1
2
1.9
1.9
1.1
1.58
Kmais 19 Juli 2012
1.2
3.5
4
3
1.1
2.56
Jumat 20 Juli 2012
1.5
3.5
5
3.5
1.2
2.94
Sabtu 21 Juli 2012
3
4.5
10.5
3.5
1.5
4.6
Minggu 22 Juli 2012
5.5
5
12.5
4
2.5
5.9
JUMLAH
18.28
















Tabel III.Pertumbuhan Kecambah dalam Media Kapas
Tanggal
Tinggi Kecambah
Rata-Rata
1
2
3
4
Selasa 17 Juli 2012
0.5
0.3
0
0.4
0.3
Rabu 18 Juli 2012
1.2
1.5
0.2
1
0.97
Kmais 19 Juli 2012
1.5
1.5
1.2
2
1.55
Jumat 20 Juli 2012
4.5
3
1.5
5
3.5
Sabtu 21 Juli 2012
9
7
1.7
7.2
6.23
Minggu 22 Juli 2012
17
12.5
2.5
12
11
JUMLAH
23.55















2.Pembahasan
Dari table pengamatan diatas dapat kita lihat bahwa pertumbuhan tanaman kacang hijau pada media kapas jauh lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan pada media tanah ataupun pasir. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan tinggi batang yang cukup kontras yang tersaji pada table diatas.
Pada hari pertama, perbedaan pertumbuhan biji pada setiap media tanam belum nampak karena kotiledon baru terangkat beberapa centi ke permukaan tanah. Pada pot pertama yang berisi Tanah biasa, tinggi rata-rata kelima biji kacang hijau yang mulai tumbuh yaitu 0,44  untuk Pot kedua yang berisi Pasir 0.7 cm untuk Pot ketiga yang berisi kapas 0.3.
Pada hari kedua, Hipokotil memanjang sehingga plumula dan kotiledon makin terangkat ke permukaan tanah. Tingginya sudah mulai bisa di ukur tetapi perbedaan pertumbuhan pada setiap media tanam belum bisa di pastikan. Selama hari ke dua, pertumbuhan kacang hijau pada media tanam tanah, pasir, kapas  masih terlihat sama. Kacang hijau pada Pot 1 memiliki tinggi rata-rata 1,66 cm , pada Pot 2 tinggi rata-ratanya 1,58 cm dan untuk pot 3 tinggi rata-ratanya 0,97.
Pada hari ketiga plumula tumbuh ke atas menjadi batang, kotiledon mulai membelah membentuk daun. Perbedaan tingginya sudah dapat dibandingkan. Tinggi kacang hijau pada pot 1  3.56,tonngi kacang hijau pada pot 2 yaitu 2.56 dan untuk di pot 3 yaitu 1.55.
Di hari keempat, kacang hijaunya  bertambah tinggi, daunnya semakin melebar. Di Pot 1, tinggi tanaman berkisar  6cm, 0.1 cm, 8cm, 5.5 cm dan 7cm dengan tinggi rata-rata 5.32cm. Di Pot 2, tinggi tanaman berkisar 1.5cm, 3.5 cm, 5cm, 3.5 cm dan 1.2cm dengan tinggi rata-rata 2.94 cm.Di Pot 3 tinggi tanaman berkisar 4.5 cm,3cm,1.5cm dan 5cm dengan tinggi rata-rata 3.5.
Di hari kelima perbedaan tinggi kacang hijau tampak jelas.Tinggi rata-rata kacang hijau pada pot 1mempunyai rata-rata 7.84 cm,di Pot 2 menpunyai rata-rata 4.6 sedangkan pada Pot 3 dengan rata-rata 6.23 cm.
Di hari keenam tinggi pertumbuhan kacang hijau pada pot 3 jauh lebih tinggi dari pada pot 1 atau pot 2,yaitu dengan rata-rata  10.72 cm,5.9cm,dan 11 cm.
Dari pengamatan yang telah dilakukan, dapat kita lihat bahwa laju pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau tercepat yaitu pada media kapas, diikuti tanah dan skala laju pertumbuhan dan perkembangan terkecil pada media tanam  pasir dengan rata-rata ; 29,45 untuk tanah,18,28 untuk pasir, 23.55.



E.    KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang kami lakukan ini kami dapat menyimpulkan bahwa tanaman kacang hijau yang ditanam pada media kapas memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari pada tanaman kacang hijau yang ditanam pada media tanah ataupun pasir terutama dalam pertumbuhan tinggi tanaman lebih tinggi tanaman yang menggunakan media kapas walaupun di perlakukan sama yaitu mulai dari pemberian air , cahaya , ukuran wadah , ukuran dan berat biji kacang hijau .













DAFTAR PUSTAKA

          Susilowarno, R.Gunawan, 2007, BIOLOGI, Jakarta : Grasindo .
-          Ali, Drs.R.Soetarno, 2010 , RPAL, Semarang : Aneka Ilmu .
-          Pujiyanto, Sri, 2008, Dunia Biologi 3, Jakarta : Tiga Serangkai .
-          www.google.com
Reaksi:

1 komentar: