Friday, 11 May 2012

laporan praktikum biologi tumbuhan



LAPORAN PRAKTIKUM TUMBUHAN
BAB 1. PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
       Fenomena keanekaragaman tumbuhan dari ukuran yang sangat besar hingga ke ukuran yang sangat kecil atau dari tumbuhan berorgan sangat kompleks sampai tubuhan yang memiliki oragan sderhana, sesungguhnya merupakan ciptaan Tuhan yang Maha Esa yang sangat menakjubkan. Sehingga ilmu pengetahuan mecoba mempelajari, mengetahui dan menjelaskan tentang keanekaragaman tersebut.
Ilmu pengetahuan berusaha mencari tau tentang kesamaan dan perbedaan yang dimiliki setiap tubuhan sehingga dapat digolongkan/dikelompokkan kedalam beberapa kelompok jenis tumbuhan yang disebut spesies. Dan ini telah ditemukan sekitar 325.000 jenis tumbuhan yang terdapat di bumi. Secara garis besar tumbuhan digolongkan kedalam 3 devisi yaitu Bryophyta (tumbuhan lumut), Pteridophyta ( tumbuhan paku ), dan Spermatophyta ( tumbuhan berbiji ).
B.    Tujuan
Tujuan peraktikum yang dilakukan didasarkan atas;
1.      Mengamati ciri – ciri tumbuhan secara umum .
2.      Dapat membedakan ciri morfologi dari divisi tumbuhan .

BAB 2  . LANDASAN TEORI
Tumbuhan mempunyai ciri – ciri umum yaitu bersifat eokariotik, multiseluler dan mempunyai organ tubuh yang dapat di bedakan secara jelas meskipun beberapa jenis tumbuhan ada yang belum dapat dibedakan organ tubuhnya secara jelas . tumbuhan mempunyai kemampuan untuk mensitesis makanannya sendiri karena memiliki setruktur khusus yang berpungsi untuk itu yang di sebut kloroplas . setruktur dapat dikelompokkan menjadi tiga devisi yaitu:
a.      Bryophyta ( tumbuhan lumut )
Ciri – ciri bryophyta sebagai berikut:
a.      Hidup di tempat basah atau lembab dan terlindung dari cahaya.
b.      Pada permukaan luar tubuh terlapat lapisan barlilin untuk menahan masuknya air .
c.       Berwarna hijau karena mempunyai kloropfil.
d.      Peralihan dari thalophyta .
e.      Gametofit lebih dominan dari pada sporofit.
b.      Pteridophyta ( tumbuhan paku )
Pteridophyta ( tumbuhan paku ) adalah tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya. Alih-alih biji, kelompok tumbuhan ini masih menggunakan spora sebagai alat perbanyakan generatifnya, sama seperti lumut dan fungi.

Secara umum, ciri-ciri tumbuhan paku mempunyai
1.       lapisan pelindung sel yang terdapat di sekeliling organ reproduksi
2.      embrio multiseluler yang terdapat di dalam arkegonium
3.      lapisan kutikula pada bagian luar tubuh
4.      sistem transportasi internal yang berfungsi sebagai pengangkut air dan zat-zat mineral dari dalam tanah
5.      struktur tubuh terdiri atas bagian-bagian akar, batang dan daun
6.      akarnya berupa rizoid yang bersifat seperti akar serabut dengan ujung dilindungi kaliptra
7.      batangnya pada umumnya tidak tampak (kecuali tumbuhan paku tiang) karena terdapat di dalam tanah berupa rimpang, menjalar, atau sedikit tegak
8.      daunnya yang muda umumnya melingkar atau menggulung

c.       Spermatophyta ( tumbuhan berbiji )
Tumbuhan berbiji atau Spermatophyta (Yunani, sperma=biji , phyton=tumbuhan) merupakan kelompok tumbuhan yang memiliki ciri khas, yaitu adanya suatu organ yang berupa biji. Biji merupakan bagian yang berasal dari bakal biji dan di dalamnya mengandung calon individu baru, yaitu lembaga. Lembaga akan terjadi setelah terjadi penyer bukan atau persarian yang diikuti oleh pembuahan.


BAB 3.  METODE PENELITIAN

A.     JENIS PENELITIAN
Mencari atau membedakan  ciri – ciri tumbuhan secara umum serta membedakan berbagai ciri morpologi dari divisi tumbuhan tsb.
B.      ALAT DAN BAHAN
1.      Alat tulis
2.      Tabel pengamatan
3.      1.  Berbagai jenis tumbuhan
a. pohon cabai
b. pohon lumut daun
c. pohon tumbuhan paku.
     2.  Berbagai jenis biji – bijian
a. biji jagung
b. biji kacang tanah
c. biji kacang kedelai


C.      LANGKAH KERJA  
1.      Menyiapkan alat –alat tulis dan tabel pengamatan yang di perlukan .
2.      Mengamati ciri morfologi (batang, daun dan akar ) dari berbagai jenis tumbuhan yang anda amat.
3.      Isilah tabel pengamatan sesuai dengan apa yang anda telah amati.
BAB 4. PEMBAHASAN
TABEL PENGAMATAN
NO
JENIS TUMBUHAN
JENIS AKAR
JENIS BATANG
JENIS DAUN
KET
1
Cabai
Memiliki akar tunggang dengan serabut akar di sekelilingnya
Memiliki batang yang bercabang, berwarna hijau, tegak, dan berbentuk bulat
Berbentuk oval, tulang daunnya menyirip, dan berwarna hijau
Spermatophita
2
Lumut daun
Memiliki akar semu (rizoid), bentuk akarnya tidak terlalu terlihat
Bentuk batangnya tidak jelas dan berukuran sangat kecil
Daunnya sederhana berbentuk kecil dan pipih
bryophyta
3
Tumbuhan paku
(Tanduk rusa )
Jenis akarnya, akar serabut .akar utama tidak terlihat
Batangnya berwarna hijau, berbentuk bulat dan tegak
Daunnya berbentuk lonjong menyirip memanjang seperti jari
pteridophyta
                                                           
NO
Jenis Biji
Bryophyta ( Lumut )
Pteridophyta (Paku )
Spermatophita ( Biji )
1
Biji jagung
-
-
2
Kacang tanah
-
-
3
Kacang kedelai
-
-







BAB 5. PENUTUP
KESIMPULAN
Setelah melakukan pengamatan, kami dari kelopok 8 menyimpulkan bahwa;
1.      Devisio sutu tumbuhan dapat ditentukan dengan melihat ciri morfologi yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut.
2.      Melalui pengamatan ciri-ciri morfologi tumbuhan yang kami lakukan kami dapat menyimpulkan bahwa;
a.      Tumbuhan cabai, jagung, kacang tanah dan kedelai tergolong kedalam devisi Spermatophyta (tumbuhan berbiji).
b.      Tumbuhan lumut daun tergolong kedalam devisi Bryophyta (tumbuhan lumut).
c.       Tumbuhan tanduk rusa tergolong kedalam devisi Pteridophyta (tumbuhan paku).
SARAN
                Kiranya laporan ini terdapat kekurangan , maka dengan ini saya mengharap kritik yang bersifat membangun dari para pembaca supaya saya sebagai penulis laporan ini dapat memperbaikinya untuk menuju kesempurnaan laporan saya ini.




Reactions:

0 comments:

Post a Comment